Kesehatan dan Keluarga Berencana
 Dalam
rangka meningkatkan pelayanan di bidang kesehatan, berbagai fasilitas
kesehatan terus ditingkatkan. Jumlah fasilitas kesehatan di Kota Lubuklinggau
pada tahun 2008 adalah sebagai berikut: Rumah Sakit 3 buah (termasuk
RS dr. Sobirin yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Musi Rawas),
Puskesmas 8 buah, dan Puskesmas Pembantu sebanyak 20 buah. Jumlah
tenaga kesehatan pada tahun 2008, antara lain dokter umum 16 orang,
dokter gigi 3 orang, perawat umum 159 orang, perawat gigi 6 orang, dan
bidan sebanyak 55 orang. Adapun jumlah dokter yang ada di Rumah Sakit
dr. Sobirin sebanyak 22 orang, terdiri dari dokter umum dan dokter ahli/spesialis.
      Peningkatan
pelayanan kesehatan juga dilakukan melalui peningkatan peran serta institusi
masyarakat pada tingkat administrasi terendah, yaitu kelurahanÂ
melalui kegiatan Posyandu. Jumlah posyandu di Kota Lubuklinggau sebanyak
97 unit dengan tenaga pengelola sebanyak 485 orang. Jumlah pengunjung
posyandu umur 0-3 tahun pada tahun 2008 mencapai 8.262 bayi. Jumlah
ini meningkat sekitar 2 persen dari tahun sebelumnya.
      Program
Keluarga Berencana 2008 telah menunjukkan keberhasilan yang berarti.
Realisasi pencapaian peserta KB melebihi target yang ditetapkan. Jumlah
peserta KB baru pada tahun 2008 mencapai 8.104 atau 107,95 persen dari
target sebanyak 7.507 PUS (Pasangan Usia Subur). Sedangkan untuk peserta
KB aktif pada tahun 2008 mencapai 76,86 persen dari PUS. Adapun alat
kontrasepsi yang paling banyak digunakan adalah suntikan, pil, dan implant.
Pada tahun 2008 sebanyak 18,18 persen peserta KB aktif menggunakan suntikan,
sebanyak 18,28 persen menggunakan pil, dan pengguna implant sebanyak
14,23 persen.Â
  Keberhasilan
program KB tidak bisa dilepaskan dari keberadaan sarana dan prasarana,
seperti Puskesmas, Pustu, Posyandu, Polindes, dan Klinik KB. Selain
itu, juga dukungan dari tenaga pelayanan/penggerak seperti PPKBD, PPLKB
dan PLKB, serta keterlibatan institusi masyarakat seperti Sub PPKBD
dan Kelompok KB.Â
download file :